Mungkin ini adalah tulisan terpanjangku, aku harap aku tidak bosan menulis dan mengenang semua yang pernah terjadi dalam hidupku. Setiap bait berusaha kutulis dengan kejujuran yang sejujur2nya.Sabtu kemarin emang hari yang paling menyenangkan buatku dalam beberapa minggu terakhir, keadaan membawaku ke jalan hidup yang sulit aku terima ney...!! Kalaupun ada hal yang menyenangkan itu hanya beberapa % dari penderitaanku...,,
Minggu ney hari paling menyakitkan dalam beberapa minggu terakhir, aku gak kuat kaya gene teruus, pengen bangeeet aku pergi dari hidup ney, tp ada yang buat aku terus bertahan :
- Aku sayank ma cayaaankku, entah alasan apa aku brani ngambil keputusan berat ney. perasaan emang gak bisa diboongin.
- Aku masih punya hutang sama keluargaku, aku belum bisa buat keluargaku bahagia.
- Aku belum mendapat ganjaran dari apa yang pernah aku lakuin.
Di mulai dari hari aku mengenalnya, sampai saat ini aku harus merelakan perasaanku, perasaanku yang tipis, yang sangat mudah robek dan terbakar api cemburu. Tapi aku berusahaa memadam dan menahan semua itu, aku gak mau aku menjadi beban lagi bagi orang lain.
yaa inilah jalan hidupku, yang selalu merasa disakiti, yang selalu tegar menghadapi semua cobaan yang menerpa hidupku ini...!! Aku selalu merasa, apa wanita diciptakan hanya untuk meyakiti perasaanku, tapi aku selalu bisa menjawab, " aku yang terlalu berani menantang kerasnya jalan percintaan ".
Hari ini aku sakiit bangeeet melihat semua yang terjadi, kenapaaa haruss aku yang selalu mengalami ini, kenapaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa?? hatiku terus berteriak. maaf aku kasar sedikit "FUCK MY LIFE, FUCK MY STORY", sampai saat ini jiwaku terus berkelana menemukan orang yang akan setia mendampingiku, yg siap meneriama aku apa adanya. Gax ada satu orang pun yang bisa ngertiin perasaanku...,, FUCK!!
Aku mulai kisahku dari hari kemarin (sabtu, 11 September 2010)..........................
Seperti biasa aku pagi2 di telpon cayankQ, dengan semangat aku langsung bangun dan nagkring di depan komputer yang senatiasa menantiku dan yang paling setia mnemaniku..,, kegiatan berjalan seperti biasa, aku menemaninya bekerja tapi lewat YM. Walaupun dia lama balasnya dan kabarnya pun setengah - setengah, aku ngerti dia sedang bekerja, aku tunggu dengan sabarnya.
Akhirnya dia ada kabar, tapi bukan kabar baik yang kudapat. Katanya dia dapat masalah di tempat kerja, jujur aku sedikit agak bingung, Dia minta ketemu aku dan mengantarnya ke kampungku..,,
Dan tempat inilah yang ingin ditujunya, dengan senang hati aku mengatakan iyaa, berhubung aku juga kangen banget dengannya.
Cerita sedikit, sebenarnya hubungan kamiyang mungkin bisa di bilang rahasia, atau istilah kerennya backstreet, yang buat aku terkadang sedih dan sakit hati. Mau apa - apa aku susah, pengen ketemu saja susahnya minta ampun, harus menentukan tempat dulu, tp itu bukan halangan bagiku. Hubungan backstreet ini sungguh benar - benar menyiksaku ketika melihat profilnya di FB, ketika melihat dia bercengkrama mesra dengan orang itu, bener2 periiih bangeeeeet, seketika nafasku sesak, muaaaak bangeeet aku ngeliatnya, tapi aku berusaha buat diriku sadar, bahwa aku bukan yang pertama mengenalnya.
Dalam hatiku aku terus tidak percayaa, kenapa musti aku sayaank sama dia, kenapa aku mau dipermainkan seperti ini, kenapa aku mau jadi yang kesekian. Aku bingung, diantara kejujuran dan perasaan, ada teman yang bertanya, dia itu siapaku, klo aku jawab teman, pasti temanku akan berusaha mencari dia, dan pastinya aku akan lebih sakit hati lagi, dan apabila aku menjawab dia adalah pacarku, teman - temanku pastinya akan menghina aku, mencaci aku, sungguh aku tidak kuat manahan cobaan ney.
Sekarang lanjut lagi,sore itu hujan deras, dan ban motorku terasa agak lembek, sambil nunggu hujan reda aku mengisi angin ban motorku. "Maaf, sebenarnya aku sengaja memperlambat jalan motorku, aku mau ngetest smpai dimana batas kesabarannya menungguku di keadaan hujan dan dingin angin malam", harap harap cemas, ternyata dia menungguku dengan setia, hufh seneng banget aku malam toow, akhirnya malam minggu aku tidak sendiri lagi. Kami langsung melanjutkan perjalanan, dan pada saat itu pertamanya lancar -lancar saja, mendekati daerah Tabanan, hujan mulai turun, di tengah perjalanan kami melakukan beberapa percakapan dan bercanda..
Memang sangat mengenag di benakku, dalam perjalanan kami hampir saja kehilangan nyawa gara - gara bus berkecepatan tinggi hampir menabrak kami dari arah depan, dan hari itu sudah gelap,, memang selama perjalanan menuju kampungku, jalannya kurang ada penerangan dari lampu mercury. Didalam kegelapan yang ditemani hujan, dia membekapku, perasaanku saat itu bahagia, bercampur sedih, tetap dalam benakku " kenapa aku tidak bisa menjadi miliknya satu - satunya", persaanku yang gundah, rasa sayangku bertambah 100x lipat di banding hari - hari kemarin. Aku sayaaang banget dengannya, walau aku tau aku bukan yang terbaik untuknya, tapi aku tetap berusaha jadi yang terbaik
O iyach, dalam keadaan kehujanan dan gelap ada 2 sepeda motor dengan 4 ekor orang ugal- ugalan di depan kami, dalam pikiranku, jika mereka mencoba mengganggu kami terpaksa aku harus berbuat lebih ( maaf bukannya sok jagoan atau apa, aku sudah terbiasa dalam keadaan seperti itu, dan sudah biasa babak belur), untungnya mereka tidak buat gara2 dengan kami. Jalan menuju kampungku tidaklah semulus yang ia bayangkan, bisa di bayangkan jalan dikegelapan yang tidak ada lampunya, cuman mengandalkan penerangan dari motor saja, dan jalannya juga terjal, menambah suasana horor pada malam itu.
Sesampainya di kampungku, kami membatalkan perjalanan ke tempat yang ingin dia tuju, jalan menuju tempat itu tidaklah gampang, kita harus masuk kedalam hutan dan melewati sungai yang bisa di bilang angker. Jujur kalau aku sebenarnya tidak taku, tapi yang aku pikir adalah keselamatannya. Terpaksa kami hanya diam di dalam rumah, saat itu aku menatap wajah indahnya (maap kali ini aku tidak bilang cantik), hatiku teriris, periih banget rasanya, tetapi setelah menghela nafas beberapa saat perasaan sayaang itu muncul luaaar biasa dalam diriku, aku berpfikir, dia milikku, tak seorangpun boleh menyentuhnya, "Iam The King" , yupz, aku adalah raja, raja dalam perasaanku yang tidak menentu, raja yang ingin menguasai segalanya. Dan malam itu terlewati dengan pnuh kebahagiaan dalam jiwaku, jiwaku menari di atas perih perasaanku.
Malam sudah berkata, "hey kalian ini sudah jam 10.00 malam cepat pulang", dan kami pun langsung balik ke Denpasar. Aku takut banget malam itu jika di lihat warga kampung, seperti halnya kampung - kampung yang kental ada istiadatnya, di kampungku jika ada orang yang membawa pasangan wanitanya kerumah maka dia adalah pasangan seumur hidupnya. Oh Fuck, semoga aku tidak di musuhi warga kampung, karena aku sudah buang muka di depan pemuda yang sedang kumpul.
Dalam perjalanan pulang lagi - lagi kami kehujanan, aku yang tidak tahan dingin tetap berusaha menghalangi air hujan yang mencoba membasahi tubuhnya, dan aku tidak mau itu. Tuhan berbaik hati kepadaku, hujanpun berhenti, dan kami bisa melakukan perjalanan dengan tenang dan selamat sampai di rumah.
Kenangan malam itu tidak akan pernah terlupakan dalam hidupku, walaupun aku tau siapa dan bagaimana dia aku tetap sayang dengannya. Di dalam kamar aku merasakan hal yang tidak wajar terjadi dalam hidupku, aku harus mencintai orang yang memiliki dua pasangan dan aku yang ketiga. Bagaimana dengan masa depanku?
Oh Tuhan, berikan hambamu ini jalan terang, walaupun setitik cahayaMu dalam kegelapanku itu akan sangat berarti bagi hambaMu yang dilanda kegundahan hati ini.
Hari ini (Minggu, 12 September 2010)..........................
Pagi ini seperti biasa dia menelponku sebelum berangkat kerja, dan mungkin juga dia menelpon beberapa orang yang tidak ingin aku kenal. Seperti biasa aku menemaninya bekerja lewat YM, namun hari ini aku merasa aneeeh bangeet, aku ngerasa chatnya denganku tidak begitu di matanya, atau bisa dibilang hanya sebuah asal asalan, maaf ini yang aku rasa.
Sampai pada akhirnya dia pulang kerja dia blm ada kabar, aku memberanikan diri untuk menelponnya namun tidak di angkat, jujur, nafasku sesek banget sewaktu memikirkan yang tidak - tidak.Dan akhirnya dia menyuruhku menelpon, hufh, akhirnya begitu dalam pikiranku, namun apa yang terjadi, ketika aku telpon dia sibuk dengan kegiatannya, aku sabaar menunggu dia, dan terjadi kesalan pahaman sedikit sewaktu aku menceritakan tentang teman kuliahku dulu, bodohnya aku, seharusnya aku bisa mengerti perasaan wanita.
Namun waktu itu aku dalam keadaan stress jadi aku ikut terbawa emosi, aku yang mencoba menahan emosiku, akhirnya tidak kuat membendung semua unek - unek dalam pikiranku, reflek aku melempar kaca mata yang ada di sebelahku, memecahkan gelas, dan memukuli tembok karena saking kesalnya. Tapi aku masih bisa menenangkan jiwaku yang mulai berontak karena api cemburu, kenapa cemburu..?? pada saat itu aku berfikir dia pasti keosanan aku telpon, dia pasti menunggu seseorang yang mungkin lebih berartid ari pada aku, tapi aku tetap mencoba sabar, dalam hati aku terus berdoa diberikan kesabaran oleh Tuhan.
Dan sampai pada saatnya tiba, semua perasaan tidak enakku mulai dari pagi terjawab, aku melihat sebuah percakapan yang mustinya tidak aku lihat. Inilah keadaan yang paling aku takuti, iniah keadaan yang paling aku benci, aku hanya bisa teriaaak dalam kamar sambil menahan sakit hatiku, dengan dada yang sangat sesak, jantungku tiba - tiba melemah, aku pikir diriku akan pingsan dan tewas seketika, ahahaha dasar lebay..!! Oh God, kuatkan aku, berikan aku ketabahan, berikan aku kesabaran ( dan sampai saat menulis ini aku masih lemas jika mengingatnya ).
Coba [klik disini] untuk melihat apa yang aku lihat pertama, bagaima jika itu aku yang melakukannya,..? COBAAA KALIAAAAAAN JADIII AKOOOOOO GMN RASANYA JADI AKOOOOOOOOO. ( hem, sorry sedikit terbawa perasaaan). Aku sangat kesal, sumpah sesek nafasku, aku langsung minum air banyak - banyak. Sebenarnya aku tidak boleh menahan emosiku, tapi aku bisa berbuat apa? aku hanya orang lemah yang saat ini kena kutukan.Setelah itu dia memberikan komentar - komentar sinis di status FBku, aku bingung, rasa - rasanya kepalaku pengen pecah, rasa2nya aku pengen mati dengan keadaan begini...!! "Fuck'lah, aku sudah berjuang untuk sabar sesabar mungkin masa harus nyerah sampai disini" begitu pikirku. Setelah aku bertanya melalui pesan, dia terlihat sangat kesal, mungkin stress dengan kejadian yang menimpa dia.
Aku mencoba tuk menghibur diri walau perih banget rasanya, seperti biasa jika hatiku merasa sakit, aku mengumpulkan pasukan "Tim Penghancur Status" untuk merusak status FB orang, iseng - iseng liat - liat status orang di Home / Beranda, lagi - lagi keagungan Tuhan menyertaiku hari ini, cukup sudah penderitaanku hari ini, aku melihat percakapan mereka yang salah satu isinya sangat2 membuatku naik pitam dan tidak bisa di bendung lagi, [klik disini] kata - kata yang aku beri tanda kurung merah itu mengatakan aku. Pada saat itu, rasa - rasanya setan yang dulu pernah menghuni jiwaku bangkit lagi. Tapi lagi - lagi aku masih bisa berfikir jernih, aku bertanya dulu kepadanya siapa yang di katakan tow? dan dia jawab bukan aku.
Keadaan makin paragh, punya teman bukannya membantu aku, malah mengatakan yang tidak - tidak tentangnya, berka - kata yang membuat aku tersinggung, terpaksa aku mengeluarkan kata -kata kasar, maaf aku berbuat itu karena aku tidak mau orang yang aku sayang di anggap remeh. kalau caraku salah silahkan marahi aku. Aku mencoba untuk mengingatkan dia, tapi dengan nada bercanda, dan tidak dihiraukan olehnya, dari pada aku kepanicng emosi lagi lebih baik aku mengalah. Aku tidak mau lagi memperkeruh masalah.
Pada saat itu orang yang aku sayang mengatakan dirinya sedang ada rapat di banjarnya, dan kata - kata terakhir yang dia berikan ke aku seperti ini "Ga,bz0 jJa. Sory ea,btre q aBiz" hatiku benar - benar terpukul. Lagi -lagi ini menimpaku,
aku tetap sabar menunggu kabar darinya sampai saat ini, kurang lebih dari waktu itu sampai saat ini sudah berjalan 8 jam, dan aku mulai membuat artikel ini kira - kira pada waktu "minggu 12 september, pukul o7.00 malam - wita" dan saat ini "senin 13 september, pukul 05.00 pagi - wita".
Jejak - jejak hidupku memang tidak mudah tuk ditelusuri kembali, jejak yang terhina, terhina oleh kelemahanku, terhina oleh keadaanku. Mungkin sekian ceritaku pada Minggu, 12 September 2010.
Sekarang aku ingin mengeluarkan unek - unekku,.....
Tuhan, apabila aku kembali disisimu apakah aku masih bisa menebus hutang - hutangku..??
apabila aku kembali disisimu apa bisa aku tetap mengasihi orang -orang yang aku cintai...??
aku tahu umurku tdaklah panjang, bila keadaanku terus - terusan seperti ini, aku sangat tertekan dengan kehidupanku sendiri.
Tidak ada yang perlu disalahkan dari semua jalan cerita hidupu, ini sudah menjadi suratan takdir Yang Maha Kuasa. Sesak memang sesak banget, siapa yang tidak sakit hati bila berada dalam posisiku.
Aku mohon dengan sangaaaat tolong aku jangan dipermainkan, tolong aku jangandijadikan selingan. Andaikan km sudah tidak ada rasa, akuu mohon jujur, aku tidak bisa berada dalam keadaan raga tanpa nyawa. Aku selalu berusaha jadi yang terbaik tapi semua usahaku tidak ada yang pernah mau mengerti. Selalu aku yang salah, selalu aku yang jadi korban, aku dilahirkan bukan untuk disakiti, dan apabila aku pernah menyakiti aku lebih pantas dibunuh.Aku memang bukan manusia tampan, bukan manusia kekar, bukan manusia pintar, tapi aku bisa mejadi manusia paling setia. Bila terjadi sesuatu dengan apa yang aku pilih dan jalani biarkan aku yang menanggungnya. Biarkan aku yang pergi dari kehidupan yang sudah membuatku muak ney.
Memang kata setia sudah tidak berarti di jaman sekarang, aku pengen jadi manusia seperti kalian semua, yang dengan gampangnya mempermainkan janji - janji dan sumpah yang telah kalian ucapkan. tapi setiap aku mencoba menjadi seperti itu, aku selalu terhanyut dalam keadaan yang kusebut perasaan tak berasa.
Yang aku inginkan sekarag adalah sebuah kejujuran yang sejujur - jujurna, semua tentang preasaanmu ke aku, aku tidak ada yang direkayasa lagi. Dulu setelah kejadian itu, aku kira kamu meninggalkannya, tapi apa..?? aku salah, aku salah mengambil langkah.....
Maaf, kemarin dia memintaku aku jujur menceritakan dan memberi tanggapan tentang dirinya, baiklah, mungkin selama ney, aku hanya menampilkan sisi baiknya, dan memang itu yang aku rasakan. Namun hari ini aku merasakan sedikit tentang sisi lain dari dirinya, dia orangnya cepat berubah pikiran, sekali dia berubah pikirannya, dia lupa akan salah satu orang yang selalu memperhatikannya, dia oranya sulit tuk dimengerti. Tingkahnya yang kadang - kadang membuatku merasa aneh, dia orang yang selalu mencoba menghindar dari masalah, dan mencoba mengalihkan pembicaraan atau keadaan bila dia merasa terpojokkan, namun aku tidak terlalu memikirkan hal itu, setiap ciptaan Tuhan tidak ada yang sempurna.
"Aku selalu menunggu kebahagiaan itu datang lagi dikehidupanku, bisa memeluk dan dipeluk erat orang tercinta, merasakan kehangatan, merasakan kegilaan dunia bersama. Aku selalu merindukan canda tawa bersama kekasih tercinta, aku merindukan bagaimana melindungi seorang wanita, menjaganya, memberikan kehangatan, dan memberikan rasa aman."Apa pantas orang sepertiku merindukan hal itu...?
Heheheheh, dasar manusia cengeng.....!! LEMAH!!
Salam!!




0 komentar:
Posting Komentar