
Dimulai tiga hari yang lalu aku dilanda masalah bertubi tubi yang buat aku ngerasa stress berat. Namun aku tetap sabar menjaani semua itu, dimulai aku rasa cemburu, rasa tidak percaya, rasa takut kehilangan, yang susah untuk aku jelaskan. Aku akui diriku orang yang memiliki tempramen yang sangat tinggi, tapi belakangan ini aku belajar untuk menjadi orang yang sabar.
Saat aku menahan semua emosiku yang memuncak, dadaku merasa sesak, kepalaku mulai pusing, mungkin tesnsiku rendah dan mulai batuk - batuk, yang dilanjutkan dengan keluar darah dalam air liurku. Ya inilah aku orang yang terlahir dengan seribu penyakit. Aku mencoba menutupi semua itu, hanya beberapa teman baikku saja yang tau, dan itupun tidak sepenuhnya mereka tau tentang diriku. Orang -orang hanya menganggap aku ini tanpa beban dan masalah, karena hampir setiap hari aku bisa tersenyum dengan semua orang.
Dulu aku pemabuk dan perokok berat, pernah aku tiga hari kerjaanku hanya minum - minum dengan temanku dan pada hari ketiga aku terpaksa di gotong ke rumah sakit, dan apesnya lagi aku harus menjalani rawat inap. Semenjak saat itu aku berhenti minum - minuman keras.
Lanjut lagi mengenai hari terakhirku, yaa aku menyebutnya dengan Last Days, mungkin setelah hari ini aku harus meninggalkan semuanya, semua yang telah memberikan aku kenangan terindah. Memang sulit untuk melepas apa yang telah aku dapatdengan berbagai macam perjuangan, tapi aku harus belajar menganai "ada pertemuan pasti ada perpisahan" kata - kata itu yang sebenarnya paling aku benci. Tapi ya sudahlah gpp itu sudah suratan takdir Yang Kuasa, & aku tidak mungkin untuk melawan.
Hari sabtu kemarin adalah hari naas bagiku, bagaimana tidak, aku harus mengurus proposal dan beberapa kerjaan yang numpuk yang serentak semua toow ngebuat aku stress dan kelepasan kontrol, selain itu juga aku ini memiliki kelahiran yang tidak baik, aku lahir pada Rabu, kliwon. Bisa dipastikan pada hari itu adalah hari genting, dan jika sudah mendekati rerahinan, emosiku memuncak itupun kalau aku tidak menyadari hari itu adalah hari raya.
![]() |
| Yuli |
Kejamnya dunia, aku selalu merasa aku ini dipermainkan olehnya, misalnya ketika aku mulai bicara serius dia tiba - tiba menghilang, sering kali dia mengucapkan sayank, tapi aku kurang yakin dengan kata - katanya. Kali ini aku jujur kenapa aku tidak yakin,
Pertama, pada situs jaringan sosial Facebook aku menambahkannya sebagai pacarku, namun apa yang terjadi dia tidak menerimanya, sampai pada akhirnya aku bilang dan dia menerimanya. Itupun tidak bertahan lama, hanya berselang satu hari dia langsung menghapus namaku dalam status hubungannya. Dengan rasa kecewa aku tetap sabar menjalaninya.
Cerita bagaimana aku menjalani malam pada hari sabtu.......
Dia pada saat itu tidak ada pulsa untuk memberikan kabar, kami hanya berkomunikasi lewat facebook, aku berencana keluar rumah bersama temanku, dan aku pamitan dengannya. Tanpa aku sadari dia sudah mengirim pesan melalui facebook yang ketika itu aku sudah dalam keadaan offline. karena tidak tau dia sudah pulang apa belum aku menunggunya, saking gak ketahannya aku memberanikan diri untuk menelponnya, dengan harapan aku tindak mengganggunya dan tidak ribut2 lagi. Ternyata apa..?? tetap saja aku pusing dibuatnya, aku mencoba menelponnya kembali namun tetap menunggu, aku sangat sangat sangat kesal dengan keadaanku seperti itu. Aku mencoba bersabar, dalam hatiku terus bertanya siapa yang dia ajak telpon2an. Hagh, fuck'lah, aku sudah kodok yang siap di potong. Aku terus mencoba sabar, saking tidak tahanya, gilaku kumat, ketika aku nongkrong sama teman2ku ada pasangan melintas di depanku, seketika itu aku bertingkah aneh, laaknya orang gila, namun itu menghibur teman2ku semua, mereka tertawa melihat tingkahku yang gokill abeees.
Kembali aku menelponnya namun tetap menunggu dan dimatikan olehnya. oh.., shit aku hanya plampiasan itu yang ada dibenakku. tak apa aku berjuang untuk menelpon dan akan menanyakan apa yang terjadi sebenarnya, ada maslah apa, dan akhirnya dia terima telponku, langsung aku menuju tempat dmn biasanya aku menlpon dia, singkat cerita aku langsung menanyakan dia itu maunya apa...?? kalau sudah bosan denganku sudahlah putusin aku, aku gak mau jadi penghalang lagi, pada saat itu hatiku gundah bercampur emosi yang luar biasa. Di akhir pembicaraan dia bilang aku tidak bisa mengerti, aku tidak pernah tau dia ada masalah....Ya jelaslah aku tidak tahu, setiap aku tanya dia ada masalah apa dia tidak pernah jujur denganku, dia seakan - akan selalu menghindar ketika aku ajak bicara serius, kemudian dia mematikan telponnya. Fuck, emosiku udah gak kebendung lagi, aku suruh temenku beli minuman, padahal aku sudah janji tidak akan minum - minum lagi.
Aku sudah stress luar biasa, tidak seorangpun yang bisa mengerti aku, hanya sahabatku yang menemani aku pada saat itu. Entah itu efek minuman atau memang mengantuk aku tidak sengaja tidur diluar (diemper toko). Kakiku kehujanan akupun tidak tau, untungnya sahabatku tidak menelentarkan aku sendiri di luar. Di bangunkannya aku , aku langsung amsuk kedalam, dan melanjutkan tidur dilantai warnet.
Sumpah pada saat itu otakku buntuk, tak satupun orang yang bisa memahami perasaanku, dan sakitku kambuh lagi. Tapi aku paksa untuk minum, aku sebenarnya sudah tidak boleh lagi menyentuh minuman keras, tapi keadaan yang memaksaku untuk melakukan hal tersebut. Aku minta maaf pada diriku sendiri karena sudah melanggar janji.
Minggu, 19 September 2010..............
Setelah membuka jendela mata aku berharap hari ini aku bisa tenang, dan menjalankan hari2ku dengan bahagia sejahtera dan sentosa. Langsung aku minjem com temen buat bkak fb, siapa tau ada pesan masuk dari dia, eh teryata bener. ISeng aku liatin fotonya, nah loo aku malah kangen lagi dagh.Sudahlah pikirku, dan aku berdoa agar tidak ada masalah lagi, sampai dirumah aku langsung Online, dan kegiatan berjalan lancar sampai malam.Pada malam hari kerjaan numpuk, ada teman yang sengaja nyuruh aku koment di statusnya, ya sudah berhubung cayankQ sudah tidur (pikirku dia sedang menelpon atau lagi asik balas komen atau pesan orang) aku komen aja sembarangan di wallnya. Selang beberapa waktu dia muncul, FUCK aku pasti dijebak ney, shit...!!
Dalam hatiku "tenang2, jgn negatif tingking ...,, ", dan aku berusaha untuk tenang dan mencoba menenagkan diri, kalau aku gak tenang kerjaan gak kelar. Lama kelamaan pembicaraanya mulai menjurus dan menyudutkan aku, "Oh GOD, ini cobaan apa karma buat aku?" selalu saja ada masalah yang buat aku emosi. Srentak aku naik pitam luar biasa... aku mulai ribut dengan cayanku... dan dia salah mengertikan kata2ku, mulai aku makin panik.!! "BANGSAT orang - orang seperti mereka harus mati hari ini juga" itu pikirku. Semakin lama semakin muak aku melihat tingkah mereka, aku mulai membayangkan yang tidak2..!! Tadi aku saling balas pesan dengan cayankku, tapi tiba2 dia menghilang beberapa saat. Nah tiba2 ada di wall tmnku. " Aku ini bola yach..??" yang bisa di tendang kesana kesini, sudah rusak ganti...!!
Aku mencoba membela orang yang aku sayank, tapi apa...?? dia malah memarahiku. Fuck, aku salah bela orang yang aku sayaaaank...?? aku gak mau nampilih kata2 pada saat itu, karena aku gak mau lagi kepancing emosi.Pada saat itu emosiku sudah dipuncak, dan sudah melebihi batas tampung, pada akhirnya aku menantang mereka, tapi tak satupun ad yg menelpon aku. Mungkin saking emosinya aku buat pesan nantangnya di wall, aku lupa temanku ad yg OL, adi dibaca toow pesanku, n cepat menyebar. Wadow kasus ney, aku berusaha bilang tidak ada apa2
Saking keselnya pesanku tidak di bales oleh cayankku, dan pada saat itu dadku sesek lg, batuk2 mulai melanda, tensiku turun, rasa2nya pengen pingsan, dan ketika batuk2 lagi2 darah kecil kental keluar dari mulutku, oh fuck, knp gak sekalian aja jantungku yang keluar pikirku. Dengan sangat terpaksa aku meminjam hapee ibuku, walaupun kena demprat malam2, yg penting masalahku kelar, setelah aku menelpon, bukannya masalah kelar, tapi makin mumet otakku..!! Karena ngerasa duniaudah berputer gak jelas, aku ngambil air, dan rebahan sebentar. Karena otak lagi gak karuan aku berusaha menjauhi benda2 yang sering menjadi pelampiasanku..,, dan pada saat itu juga dia membalas lagi pesanku.Benar - benar kacaw pada saat itu, aku ingin sekali memberi plajaran ke orang yang udah ngusik ketenanganku.
Aku tidak peduli lagi aku mati pada saat itu, aku berusaha beroikir tenang namun tidak bisa. Dukungan demi dukungan masuk ke hapeku untuk mencari orangnya, dan aku tidak mau melakukan hal itu.
"Last Day"Minggu, 19 September 2010..............
Pagi kemarin aku mencoba untuk sabar, dan dia juga sudah mengingatkanku untuk sabar, tapi aku masih tidak percaya, hanya gara2 aku membela dia aku dimarahin. Aku terus menunggu tlp dari orang yang sudah membangkitkan amarah yang sudah aku pendam beberapa belakangan terakhir. Sampai pagi menjelang aku tidak ada menerima telpon.
Oyach yang buat aku sakit hati lagi karena salah satu statusnya, yang aku pikir itu untuk mantannya. Fuck, ternyata aku cuman dijadiin alat atau pancingan. Anjing2, situs ney sudah buat aku sakit hati, sudah buat hidupku kacaw, dimana pada saat itu status hub. aku dengannya sudah dihapus dan namaku tidak tercantum di infonya, fuck'lah ternyata aku cuman boneka perang tak berharga. Aku mencoba menahan perihku, aku mencoba menahan sakit yang aku alami, aku mencoba menahan emosiku, dan akupun memiliki btas ketahanan.Badanku sangat lemas, untuk mengetik saja aku gemeteran, tapi dia tidak pernah merasakan penderitaanku, gak pernah mau tau, aku selalu dianggap tidak penting dalam hidupnya (MAAF).
Aku membaringkan diri di tempat tidur, menahan semua perih dan deritaku, menahan semua sakit hatiku, bila mengingatnya. Pagi menjelang aku berusaha menenangkan diriku, aku berusaha membuat diriku senyaman mugnkin untuk menyelsaikan kerjaanku, dan akhirnya aku ketiduran di kursi. Ketika aku bangun komputerku dalam keadaan mati, aku sanga2 shyoook, semua kerjaanku belum ada yang aku save, aku sudah frustasi, aku gilaaaaa, jhahahahhahahha BANGSAT, knp semua jahat sama aku.
Aku tanya sama adik, katanya dia yang matiin atas perintah bapakku, tapi tetap aku yang salah. Tetap, selalu, dan pasti aku yang salah. Semua orang ingin menang sendiri, tanpa memikirkan perasaanku, ego kalian udah membuat aku muak, aku sudah banyak mengalah sama kalian. BANGSAT!!
Aku berusaha tenang dan memutar otakku 10x lipat lebih cepat dari biasanya, dan akhirnya yang punya iklannya datang meminta kerjaanku, dalam kondisi lemas aku berusaha menyelesaikan tugasku.
Setelah aku menyelesaikan tugasku aku, menunggu cayankku pulang seperti biasa ada aja keributan kecil yang membuat aku gilaaa, pusing, dan aku gak mau mengingatnya lagi.
LAST DAY
Sampai dirumah dia mcl aku, kebetulan pas itu aku lagi beli pulsa, pas aku telpon biasa saja. Aku mencoba untuk menahan semua emosiku, mencoba membuat keadaan kembali normal.
Fuck, emang dasar apes, ketika aku berbicara serius dia tiba - tiba menghilang, entah itu sengaja atau tidak hanya dia dan Tuhan yang tau. Tiba2 telponku mati dan aku nyobak telp lagi. Ternyata tlpnya tidak diangkat, aku coba lagi dan diangkat, tp dia seolah olah tidak mengenalku. Begini katanya
" bapak cari siapa..?? owh bapak salah sambung yach" langsung mematikan telpon.
sumpah sob, aku udah tidak tahan lagi dengan tingkahnya. Aku mau pergi dari kehidupannya tapi aku masih sayang dengannya. Aku coba telpon lagi, ternyata telponnya dimatikan, aku telpon lagi, dan dia menjawab dengan kata2 yang sama.
"ini cewe maunya apa...?? kalo mau maenin cwo jgn aku dong, orang lain n kalau mau bantuanku aku pasti bantu, tp tolong jangan aku" hatiku berkata seperti itu.
Aku sudah tidak tahan hidup seperti ini, aku tertekan sekali, ingin sekali aku mengakhiri hidupku ini. Tapi aku tetap menunggu sampai Tuhan memanggilku langsung. Senyumnya seolah olah berkata " hahahah dasar cowok bodoh, mau aku budak, mau aku siksa hahahahahah!! " tapi aku selalu membuang jauh2 pikiran itu.
Aku sudah tidak tahan lagi, aku menelponnya lagi dan saat ini yang ngangkat adalah cwo, yaa itu suara cowo.., aku yakin seyakin yakinnya. FUCK,
"kenapa musti kaya gene, gak bisa yach ngomong baik2 sama aku..?? salahku apa...?? aku pernah nyakitin km....?? aku emang lemah, aku emang banyak ngalah, tapi tolooong banget jangan maenin perasaanku, sakiiit banget, kalau km bisa ngerasain ney km juga sama kaya aku, km gak tau gmn susahnya jadi orang ang setia. Aku cuman pengen km jujur, kalau sudah bosan dan terpaksa atau malu pacaran ma aku bilang. Kita ga sah ada hub apa2"
Aku tau km banyak yang suka, tapi apa selamanya km bisa kaya gtoo...?? aku kasian ngeliat km kya gtooo...!! Aku sayang km bukan karena km cantik, awalnya aku pikir km orang yang jujur, orang yang bisa menghargai perasaanku. Maaf, malam ney aku sudah terlanjur sakit bangeeet!! AKu harap km ngerti n bisa belajar.
Aku sayang km nglebihin semuanya, tapi tolong kelemahanku terhadap cewe jangan dimanfaatin, kalau km sayaank sama aku km ga akan nyakitin aku kaya gene trs.....!! Aku minta maaf aku sudah ngeluarin kata2 yang gak enak malam ney...!! Aku udah ngerasa ngambang banget, antara hidup n mati.., badanku dingin dagh kaya orang mau mati....
Yul, cuman km yg bisa nahan emosiku pas aku lagi marah..!!
Km , yg udah ngasi aku semangat, n km yang ngasi aku semua rasa ney...!!
Apapun yg km lkuin ke aku, tetep benar dimataku, walapun aku haris nahan derita..!!
Aku nunggu km, biar km bener2 cayaaank ma au,
Serius, n gak main2 lg...!!
Aku psti kangen ma tingkahmu nung...
Aku pasti kangeen banget ma km.....
makasi yach nung udah mau kenal ma orang kaya aku nung...!!
Jaga diri yach Nung, jangan nakal2 lagi, aku sayank bangeeeeeeet ma km Nung........!!
Aku punya harapan, kelak klo aku lahir lagi, aku bisa ketemu ma kamu n aku yank akan jadi "ChuckyMan"..,,






0 komentar:
Posting Komentar